oleh

Warga Rawas Ilir Masih Kesulitan Sinyal ‎

MURATARA – Jaringan koneksi internet di wilayah Muratara, terbilang sudah mulai membaik. Namun masih ada sebagian besar wilayah Muratara yang belum bisa menjangkau sinyal telekomunikasi, seperti di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara.

Bima warga yang sempat dibincangi Jumat (29/11) mengatakan, untuk jaringan sinyal telekomunikasi di wilayah Desa Mekar Sari terbilang sangat sulit. Pasalnya, tidak jarang warga harus pergi ke tempat terbuka untuk mendapatkan sinyal telekomunikasi.

“Jangankan internet, untuk nelpon saja susah. Secanggih apo Hp yang ado kalu idak katek sinyal tetap dak berguno tulah,” bebernya. Pihaknya berharap, Pemerintah memberikan akses untuk penguat sinyal telekomunikasi, sehingga kebutuhan masyarakat akan informasi publik melalui jaringan internet bisa terpenuhi.

Bima mengungkapkan, kebutuhan jaringan komunikasi merupakan kebutuhan wajib bagi anak melenial saat ini. Dengan kecepatan informasi, dia mengaku bisa melihat jendela dunia dengan secara luas. Tidak jarang, untuk mendapatkan sinyal komunikasi warga harus memanjat lokasi tinggi seperti perbukitan atau keluar dari wilayah desa.

“Susah kalau kita idak biso pakai jaringan internet, soalnnyo sekarang rato rato pakai internet,” timpalnya. Semantara itu, Alam warga Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara mengaku sudah sejak dua tahun terakhir terjadi peningkatan dan penguatan jaringan komnukasi khususnya di wilayah ibu kota Kabupaten Muratara.

Sebelumnya, wilayah ibu kota Muratara juga sangat sulit mendapatkan sinyal. “Baru dua tahun ini sinyal kuat di ibu kota Muratara. Kalau dibawah 2015, jangankan di rumah warga di kantor bupati bae katek sinyal,” bebernya. Dia berharap, ke depan Pemerintah bisa memperluas sebaran penguat sinyal, karena saat ini masih banyak warga pelosok di Muratara yang kesulitan mendapat sinyak telekomunikasi.

Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Muratara Alha Warimzi menuturkan, penguatan sinyal di wilayah Muratara akan dilakukan secara bertahap. Di 2019 pihaknya mengaku sudah mendapat bantuan penguat sinyal di 20 titik. Pihaknya mengkonfirmasi, tidak menutup kemungkinan di 2020 mendatang Pemerintah akan mendapatkan bantuan kembali dari Pemerintah Pusat.

“Target saya 2020 ini semua wilayah di Muratara ini lancar jaringan komunikasi. Sekarang memang masih ada wilayah yang belum ada sinyal, tapi kita akan selesaikan secara bertahap,” tutupnya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya