oleh

Warga Sering Temukan Bunga Bangkai di Pinggiran TNKS

MURATARA-Mayarakat Desa Tanjung Agung, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara sering kali menemukan bunga bangkai yang tumbuh di sekitar perkebunan mereka. Karena membawa bau busuk, bunga yang cukup langka ini kerap kali di tebang dan dibuang warga begitu saja.

Aan, warga Desa Tanjung Agung mengatakan. Penemuan bunga bangkai sudah beberapa kali ditemukan oleh masyarakat di desa mereka. Bahkan tidak jarang, bung liar ini muncul tanpa sepengetahuan warga di arel kebun sawit.

“Sering itu ado di kebun sawit, apo lagi yang deket PT. Kadang kadang waktu warga temukan langsung di buang, soalnyo baunnyo busuk,” katanya, hari ini (6/3).

Dia mengatakan, di 2015 dan 2017 penemuan bunga bangkai di Desa Tanjung Agung, sempat menjadi perbincangan hangat. Karena salah satu warga yang ikut menemukan sempat mempostingnya di media sosial.

“Dulu itu sempat heboh, karena bunga bangkai yang ditemukan besar ukuran dua meter lebih. Tapi untuk warga kami itu biaso bae. Karena memang sering ditemukan warga di sekitar kebun sawit,” kata Aan.

Selain di wilayah Desa Tanjung Agung, penemuan bunga bangkai juga sempat ditemukan di sejumlah wilayah Muratara lainnya. Seperti perbatasan Desa Sukarajo, Karang Jaya dan Desa Noman Lama, Kecamatan Rupit. Dia mengatakan, banyaknya kasus penemuan bunga bangkai di wilayah Muratara. Dimungkinkan letak geografis wilayah Muratara yang bersinggungan secara langsung dengan wilayah hutan Taman Nasisonal Kerinci Sebelat (TNKS).

“Mungkin karena dekat dengan TNKS. Jadi masih banyak tanaman samo hewan langka ado di wilayah kito,” timpalnya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya