oleh

Waspada!!! Sumsel Dikepung Banjir

-Sumsel-788 views

MUARA BELITI –  Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Mura sejak Jumat (15/1) pagi hingga siang hari menyebabkan terjadinya banjir di Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Mura.

Banjir di wilayah tersebut terjadi di dua titik, yakni lokasi di Kelurahan Bangun Jaya. Banjir di lokasi itu menyebabkan enam rumah terendam dengan ketinggian mencapai 30 cm. Itu akibat sungai kecil yang berada di kelurahan tersebut tidak mampu menahan debit air hujan karena gorong-gorong saluran sungai yang sempit dan tersumbat.

“Sehingga air meluap menyebabkan enam rumah terendam banjir dengan ketinggian mencapai 30 cm,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura, Paisol.

Selain itu, lokasi banjir kedua yakni masih di kelurahan tersebut yang diakibatkan oleh meluapnya Sungai Jeneh. Sehingga menyebabkan banjir di jalan penghubung desa sepanjang 100 meter dengan ketinggian mencapai 50 cm.

Banjir yang melanda Muratara
Banjir yang melanda Muratara. foto: istimewa
Banjir juga melanda Kabupaten Muratara, dampak luapan air Sungai Musi di wilayah tersebut, Jumat (15/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Sejumlah warga yang berada di sekitar aliran sungai mulai dari Kecamatan Karang Jaya, Rupit, Karang Dapo, dan Kecamatan Rawas Ilir mulai melakukan evakuasi akibat permukiman mereka terendam.

Informasi di himpun, ketinggian air mulai terasa sejak pukul 15.00 WIB-17.30 WIB, sejumlah wilayah terkena bencana seperti di Desa Suka Menang, Kecamatan Karang Jaya, Desa Noman, Batu Gajah Kecamatan, hingga Pauh Rawas Ilir, mulai terendam.

Kedalaman air yang menggenangi pemukiman warga cukup beragam, dari sebatas mata kaki hingga sebatas pinggang orang dewasa. Dampak bencana banjir dadakan yang menghantui warga, sempat membuat warga panik. Karena dalam waktu singkat, ketinggian banjir semakin bertambah dalam.

Anang Krek (46) warga Desa Batu Gajah Baru mengatakan, kondisi jembatan alami kerusakan 40 persen. Kendati masih bisa dilewati, namun warga harus tetap berhati-hati.

“Banjir sekarang sepertinya lebih parah dari banjir tahun lalu. Itu karena ada sejumlah wilayah yang sebelumnya tidak terkena banjir tapi kali ini ikut menjadi terendam,” katanya.

Beberapa kabupaten/kota lainnya di Sumsel yang mengalami banjir adalah Kota Prabumulih dan Kabupaten Empat Lawang. (wek/cj13)

Komentar

Berita Lainnya