oleh

Wawako, Saran dan Koreksi Serta Masukan Dewan Bermanfaat Bagi Pembangunan

PAGARALAM – Wakil Walikota Pagaralam M Fadli SE menyambut baik, adanya tanggapan berupa koreksi dan masukan dari anggota DPRD Kota Pagaralam melalui pandangan umum Fraksi Nasdem, Fraksi Gerindra, Fraksi Golkar, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Nurani Indonesia, yang disampaikan pada rapat Paripurna.

“Saya yakin bahwa penyampaian tanggapan, saran, koreksi dan himbauan dari Fraksi-fraksi tersebut, setelah menelaah dan meneliti Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Pagaralam tahun anggaran 2019, yang disampaikan oleh Pemkot Pagaralam,” papar Fadli, saat memberikan jawaban Walikota Pagaralam, terhadap pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Pagaralam, berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD, Jumat (21/2/2020)

Menanggapi pandangan Fraksi Nasdem, kata Fadli, menyoal peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), hingga kini pihaknya terus dilakukan melalui pelatihan atau bimbingan teknis, agar kebutuhan tenaga profesional, dalam pengelolaan keuangan dapat terpenuhi.

Kemudian menjawab pandangan Fraksi Gerindra, sebut Fadli, mengingat keterbatasan APBD Kota Pagaralam, sehingga pemeliharaan jalan diusulkan melalui dana DAK, yang skala prioritasnya ditentukan oleh pemerintah pusat.

Untuk stok pupuk bersubsidi di tingkat pengecer tersedia, karena berdasarkan aturan Menteri Perdagangan Nomor: 15/M-DAG/PER/ 2013, tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi, untuk sektor pertanian pada Pasal 10 ayat 4 berbunyi, bahwa pengecer wajib memiliki ketersediaan stok pupuk bersubsidi, paling sedikit untuk kebutuhan 1 Minggu kedepan sesuai RDKK di wilayah yang menjadi tanggungjawabnya.

“Menjawab pandangan umum Fraksi Golkar, mengenai retribusi pemakaian kekayaan daerah Laboratorium Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, mempunyai target tetapi realisasinya 0%, dapat kami sampiakan bahwa hal ini terkendala pada surat keterampilan khusus tenaga ahli, tidak dapat diperpanjang karena tidak adanya anggaran pada tahun 2019 dan alat laboratorium tidak dikalibrasi,” paparnya.

Mengenai jawaban terhadap pandangan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, kata Fadli, untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Pagaralam meningkat 68,44% dari angka tahun 2018, sebesar 67,62% dengan pertumbuhan 1,21%, sedangkan untuk angka kemiskinan Kota Pagaralam sampai tahun 2019 ini, masih terendah dibanding Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan jumlah presentase sebesar 8,90%.

“Begitu pula untuk jawaban Fraksi PDI Perjuangan, Pemkot Pagaralam akan meningkatkan pajak daerah, yang otomatis akan menambah pendapatan asli daerah.  Terakhir untuk pandangan umum Fraksi Nurani Indonesia di bidang kebersihan lingkungan, 1 tahun ini sudah melaksanakan gotong-royong Jum’at bersih, akan tetapi masyarakat belum begitu peduli, Pemkot Pagaralam akan terus berupaya, untuk mengajak masyarakat peduli akan lingkungan seperti gotong-royong,” imbuhnya.

Dari semua jawaban yang diberikan ini, sambung Fadli, pihaknya berharap kiranya dapat memenuhi apa yang menjadi usul, saran dan imbauan anggota DPRD Pagaralam, untuk usul, saran dan imbauan yang telah disampaikan tersebut, dapat menjadi bahan pengkajian, baik kualitas maupun kuantitas pembangunan di masa yang akan datang di Kota Pagaralam. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya