oleh

Wisata Membeludak, Jalur ke Prigen Macet Panjang

PRIGEN – Seperti prediksi sebelumnya, sejumlah tempat wisata di Pasuruan dan Probolinggo mengalami lonjakan pengunjung saat libur panjang Maulid Nabi plus cuti bersama.

Imbauan agar masyarakat di rumah saja selama libur panjang pekan ini, ternyata tidak efektif. Buktinya, sejumlah tempat wisata ramai dikunjungi warga. Namun, ada juga lokasi wisata yang landai atau sepi.

Di Kabupaten Pasuruan, lokasi wisata dengan jujugan tertinggi masih di wilayah barat. Khususnya di Cimory Dairyland dan Taman Safari Prigen.

Kamis (29/10), jalur Pandaan-Prigen pun macet panjang. Antrean kendaraan menuju ke arah Prigen terjadi sejak keluar dari Exit Tol Taman Dayu, Prigen.

Salah satunya rombongan keluarga Kirana, 21, warga Kebraon, Surabaya. Kirana bersama 10 anggota keluarganya membawa dua mobil menuju ke Cimory. Bagi Kirana dan keluarganya, ini adalah wisata pertama mereka sejak pandemi Covid-19 terjadi.

“Setelah pandemi belum pernah wisata dan ini pertama kali wisata bareng-bareng. Pilihannya ke Cimory karena dekat dengan Surabaya dan dekat dengan jalur keluar masuk tol,” jelas Kirana.

Kirana dan keluarganya merupakan pengunjung yang beruntung, karena bisa masuk ke wisata Cimory Dairyland. Sebab, sejak awal long weekend pengelola membatasi kuota pengunjung. Kalau kuota penuh, pengunjung yang datang akan ditolak. Pengunjung baru bisa masuk, kalau ada pengunjung lain yang keluar.

“Patokan kami dari parkir. Kalau parkir sudah penuh, kami tolak pengunjung. Baru setelah ada yang keluar, pengunjung lain bisa masuk,” terang Sofyan, HRD Cimory Dairyland & Resto.

Sofyan menerangkan, Cimory membatasi maksimal 4 ribu pengunjung dari kapasitas 10 ribu pengunjung yang bisa ditampung. Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan.

Di sisi lain, penerapan protokol kesehatan diperketat. Seperti disampaikan Operasional Manager Cimory Dairyland Masduki. Menurutnya, ada ada tim khusus yang bertugas memantau pengunjung dalam menerapkan protokol kesehatan. Mereka terdiri dari 12 petugas yang keliling ke semua lokasi.

“Tugasnya, mengingatkan pengunjung misalnya ada yang yang maskernya diturunkan setelah foto, termasuk agar tidak berkerumun. Tujuannya agar selama pandemi ini tetap aman berwisata,” terangnya. (eka/hn/radarbromo)

Komentar

Berita Lainnya