oleh

XL7 Jadi Backbone Baru Bagi Suzuki, Berkontribusi Terbesar Kedua Disusul Ertiga 

JAKARTA – Di tengah penurunan pasar kendaraan roda empat nasional, Suzuki Indomobil Sales (SIS) jadi salah satu APM yang mampu bertahan dengan raihan wholesales 65,9 persen dan retail sales 70,4 persen pada 2020 lalu dibandingkan performa tahun sebelumnya.

Kendaraan buatan dalam negeri yang diproduksi di Cikarang dan Tambun mendominasi dengan kontribusi 90 persen lebih terhadap total penjualan nasional Suzuki.

“2020 adalah tahun yang berat untuk industri otomotif. Kami melewatinya dengan cukup baik berkat program yang fokus pada penjualan produk lokal serta melakukan adaptasi operasional diler saat pandemi dengan Suzuki Hygiene Commitment. Kontribusi produk lokal Suzuki mencapai 91,1 persen untuk wholesales dan 90,6 persen retail sales. Fokus pada pengembangan dan pemasaran produk lokal ini juga bertujuan untuk mendukung pemulihan industri otomotif dalam negeri,” ujar Donny Saputra, 4W Marketing Director SIS.

Ia menyebut, produksi lokal yang berkontribusi paling tinggi pada penjualan tahun lalu adalah New Carry Pick Up yang mencapai 57,6 persen (whole sales). XL7 kini jadi backbone baru bagi Suzuki, karena berkontribusi terbesar kedua dengan 14,9 persen disusul Ertiga dengan 11,4 persen. Secara ritel, New Carry Pick Up berkontribusi 57,6 persen, Ertiga 13,3 persen dan tak jauh beda XL7 dengan 11,8 persen.

Produk lainnya, APV dan Karimun Wagon R yang juga produk buatan lokal ikut berkontribusi pada penjualan Suzuki baik di dalam negeri maupun pasar ekspor. “Kami juga terus memastikan seluruh operasional Suzuki di Indonesia termasuk diler serta produk yang diterima konsumen sesuai dengan protokol kesehatan dan telah melalui proses desinfektan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pelanggan,” tutup Donny.(rei)

Komentar

Berita Lainnya