oleh

Zakat Fitrah Uang Ditetapkan Rp 40 Ribu

-Nasional-315 views

JAKARTA – Zakat Fitrah, Uang Rp 40 Ribu Jakarta- Alasan kepraktisan, zakat fitrah tidak hanya dibayarkan dengan beras. Ada sebagian masyarakat yang membayar zakat fitrah dengan uang.

Bagaimana dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pusat ?

Pihaknya menetapkan besaran zakat fitrah dengan uang Rp 40 ribu per orang.

Nilai zakat fitrah tersebut ditetapkan berdasar harga beras dengan kualitas baik yang saat ini Rp 11.000/liter. Sesuai syariat, zakat fitrah beras ditetapkan 3,5 liter/orang.

Jika diuangkan, nilainya menjadi Rp 38.500. Baznas kemudian menggenapkannya menjadi Rp 40 ribu.

Informasi penetapan besaran zakat fitrah dengan uang itu disampaikan Direktur

Utama Baznas Arifin Purwakananta setelah melakukan kerja sama dengan platform dompet digital Dana di Jakarta. Kerja sama tersebut dilakukan untuk memudahkan masyarakat membayar zakat atau infak. “Sekarang dan ke depannya, tren pembayaran sudah cashless,” katanya.

Penetapan besaran uang zakat fitrah tersebut, jelas Arifin, diharapkan bisa menjadi panduan bagi masyarakat.

Termasuk menggunakan uang digital melalui sejumlah platform yang telah bekerja sama dengan Baznas.

Arifin mengatakan, besaran zakat fitrah Rp 40 ribu itu per orang. Jadi, misalnya dalam satu keluarga ada empat anggota, yang dibayarkan adalah Rp 160 ribu. Arifin menambahkan, Baznas akan memanfaatkan uang tersebut untuk membeli beras dari para petani binaan. “Sehingga memenuhi aspek pemberdayaan juga,” ucapnya.

Arifin berharap pada bulan Ramadan ini semakin banyak orang yang membayar zakat fitrah ke Baznas. Dengan begitu, mereka bisa semakin memberdayakan petani padi binaan. Dalam jangka panjang bisa mempercepat pembangunan serta mengatasi masalah kemiskinan.
Target pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di Baznas pusat selama Ramadan ini, terang Arifin, mencapai Rp 85 miliar.

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib ditunaikan bagi seorang muslim/ah yang sudah mampu untuk menunaikannya. Zakat fitrah harus dikeluarkan setahun sekali pada saat awal bulan Ramadhan hingga batas sebelum sholat hari raya Idul Fitri. Hal tersebut yang menjadi pembeda zakat fitrah dengan zakat lainnya.

Sebagaimana tercantum pada hadits Rasulullah SAW mengatakan:
“Barangsiapa yang menunaikan zakat fitrah sebelum shalat Id maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat Id maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud).

Zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa. Kualitas beras atau makanan pokok harus sesuai dengan kualitas beras atau makanan pokok yang dikonsumsi kita sehari-hari. Namun beras atau makanan pokok tersebut dapat diganti dalam bentuk uang senilai 2,5 kg atau 3,5 liter beras.

Zakat fitrah akan menyucikan harta dan menyempurnakan puasa, karena dalam setiap harta manusia ada sebagian hak orang lain. Oleh karenanya, tidak ada suatu alasan pun bagi seorang hamba Allah yang beriman untuk tidak menunaikan zakat fitrah karena telah diwajibkan bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan.(jpnn/baznas)

Komentar

Berita Lainnya