oleh

Zona Orange, ini Himbauan Wakil Ketua Gugus Tugas

PALEMBANG – Menindaklanjuti Instruksi Presiden terkait status zona orange di Palembang selama pandemi ini, dihimbau ke semua warga untuk tidak melakukan keramaian terutama di areal outdoor. Termasuk dengan aksi unjuk rasa ataupun sejenisnya. Hal ini ditegaskan Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji, Kamis (25/6) malam.

“Meski saat ini sudah masuk dalam new normal. Akan tetapi tidak bisa kita pungkiri kalau saat ini, COVID-19 di Kota Palembang sudah masuk dalam zona orange. Sehingga hal ini menuntut kita untuk tidak melakukan aktivitas yang mengundang keramaian di luar ruangan,” ungkap Kombes Pol Anom Setyadji, wakil ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Palembang.

Adapun terkait aksi keramaian atau unjuk rasa, dirinya juga mengingatkan dan himbau agar tidak dilakukan pada masa pandemi seperti sekarang ini. Dimana langkah ini diambil sebagai upaya untuk memutus mata rantai dari penyebaran COVID-19. Di samping itu juga, pihaknya juga tidak akan mengeluarkan rekomendasi terkait rencana aksi unjun rasa dimaksud.

“Kita himbau warga, terutama yang akan melakukan aksi unjuk rasa ataupun keramaian di luar atau outdoor pada masa pandemi untuk tidak melakukannya,” ulasnya.

Sedangkan yang menjadi dasar dari hal ini yakni, UU No 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, UU No 24 tahun 2007 tentang Penangulangan Bencana, UU No 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan, Keppres No 9 tahun 2020 tentang perubahan atas Keppres No 7 tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 19 (COVID-19), Keppres No 11 tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 19 (COVID-19), Keppres No 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 19 (COVID-19) sebagai Bencana Nasional serta Surat Edaran (SE) Walikota Palembang No.38/SE/DINKES/2020 tentang Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan menuju masyarakat yang produktif dan aman Corona Virus Disease 19 (COVID-19) di wilayah Kota Palembang

Di samping itu, dengan penerapan zona orange, maka dilakukan penegakan disiplin terkait protokol kesehatan di tempat keramaian khususnya di outdoor. Karena itu, semua aspek yang membuka pintu atau ruang penyebaran COVID-19 sedini mungkin dilakukan langkah-langkah antisipasi. “Dari sisi efektifitas, saat ini tidak memungkinkan untuk dapat melakukan aksi unjuk rasa. Untuk itu, kita menginginkan agar semua pintu penyebaran COVID-19 ditutup,” ulas Anom.

Yang juga tidak kalah penting lagi, tokoh masyarakat, tokoh agama dan LSM ataupun elemen terkait untuk melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam upaya meminimalisir potensi penyebaran COVID-19 yang dimulai dari kediaman masing-masing. Di samping itu juga, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat serta secara rutin memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter ataupun fasilitas kesehatan di wilayah masing-masing.

“Protokol kesehatan menjadi kunci dalam upaya meminimisir penyebaran atau penularan COVID-19. Oleh karena itu, aksi unjuk rasa yang pastinya akan diikuti banyak orang, sebisa mungkin untuk tidak dilaksanakan selama masa pandemi ini,” tandasnya. (afi)

Komentar

Berita Lainnya